Rabu, 26 November 2008
Rasa syukur yang meluap
Setelah penantian 2 tahun yang lama...
Akhirnya... operasi terlaksana, dan benda sialan itu berhasil diangkat dari bahuku. Cuma kok ya rasanya sama aja. bahu tetap clekit-clekit sakit. Rasanya tulangku ada yang bolong. Maklum deh, tadinya disitu ada sekrup, pengait, dan...kawat! amit-amit dokter itu! kenapa dia masukkan segitu banyak benda asing di bahuku?
kalau saja kejadian itu tak terjadi...
tapi mungkin, aku tak akan bersyukur aku hidup kalau kecelakaan itu tidak ada 2 tahun lalu.
sampai sekarang aku merasa bersalah pada pihak satunya, karena kami berpisah begitu saja. Aku tak tahu siapa dia, dimana rumahnya. Aku hanya tahu kami berada pada waktu salah yang sama. Mungkin dia salah, mungkin juga aku. Semoga dia tak apa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar