Selasa, 22 Juli 2008
Dark Knight: Sadis dan Ironis
Akhirnya saya menonton film superhero yang berbeda. Kelam dan sadis. sama sekali tidak ada citra heroik yang menantang dunia dengan bangga. Sang Ksatria Kelam harus rela dicerca daripada dipuja. Bahkan dunia putih pun perlu hitam untuk menyeimbangkan.
Pelayan Alfred sudah memperingatkan Majikan super kaya Bruce Wayne, wajah di balik topeng ksatria kelam agar tidak menekan kelewat batas. Para penjahat jadi hilang akal dan mengontak kemustahilan yang kejam: Joker. Manusia dengan dandanan mirip badut mimpi buruk ini melakukan teror hanya karena ia menyukainya. tidak demi apapun. justru karena ia meneror tanpa alasan, setiap manusia di Gotham City tak luput dari kemungkinan incaran Joker. Ia membunuh karena suka, ia menyakiti karena menikmati.
Padahal, Ksatria Kelam ingin menanggalkan topeng begitu melihat ada kemungkinan pahlawan lain muncul, Harvey Dent. Penegak hukum, berada di jalur kebenaran, dan tanpa topeng. Sempurna sebagai pengganti Batman menegakkan kebenaran tanpa melanggar aturan. Sayangnya, ia tetap harus menghadapi pilihan, saat wanita kesayangan mereka berdua mati, jalan nasib berubah. Harvey kehilangan sisi adil dan memilih menjadi kartu As bagi Joker. Tak percaya lagi pada hukum dan aturan manusia, lahirlah Harvey Two Faces.
Pada Akhirnya, Ksatria tak lagi bisa memilih, ia tetap menjalani jalan utama miliknya : Pelindung Gotham. menjadi apapun yang dibutuhkan Gotham, termasuk menjadi bayangan dan peran penjahat.
Film yang tragis, sadis dan ironis. Tragis karena Sang Pahlawan yang dipuja masyarakat, bisa disumpah serapah. Pahlawan haruslah sempurna, atau masyarakat tak bisa menerima. "Lebih baik mati sebagai pahlawan, daripada hidup lama dan perlahan berubah menjadi penjahat". Sadis, karena The Bad Guy: Joker hanya menyakiti untuk kepuasan sendiri. Ia menikmati cerita berbeda-beda bagaimana mulutnya robek menjadi senyum mengerikan dan menerapkannya ke korban. menikmati setiap irisan pisau yang membuat korban mati karena ketakutan. Dan Ironis, sebab si Joker yang dihidupkan Heath Ledger sudah turut ke kubur begitu sang aktor tiada.
Awesome Darkness!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar